oke sesuai janji ane bahwa tiap minggu ane bakal berusaha update ne cerita :D.nah...ini dia lanjutan kmaren.ow ya ane lupa klo ane butuh bgt seorang yg bisa gambar kartun,and bisa design2 :D.bagi yg minat bwt gabung2 ma ane yuk bwt ne cerita jadi lebih hidup dengan gambar2 dan artwork :)
Setelah
tiba di balik bukit..Reed terkaget melihat sosok Orang tua yg tepuk tangan
terhadap dirinya,”kenapa kamu kaget melihatku?aku tak akan menyakitimu
nak,santai sajalah.”kakek itupun tersenyum kembali.tiba-tiba gelang yg di
pegang oleh Reed mengeluarkan sinar dan tiba-tiba keluar data orang
tersebut.”kau bernama Faust,dan kamu tidak punya tempat tinggal yg
menetap”.”tepat sekali,ternyata kamu bisa menggunakanya gelang itu.”jawab kakek
tersebut.”HA??apanya yg bisa?perasaan ini keluar sendiri?”.”HA………..Brrrrrrrrr.ku
kira kamu tau cara menggunakanya”.orang tua itupun masi tercengang.”ya
sudah..sini aq ajari kamu cara pakai gelang itu,pertama kamu arahkan gelang itu
ke arah ku,lalu pikirkan kamu ingin mendapatkan datanya.praktiskan?”.”oke aku
coba kek..”Reed mempraktekan apa yg di beritahukan oleh kakek tadi dan ternyata
berhasil.”nah kedatanganmu kali ini tau untuk apa Reed?”,”untuk apa kek?”.raut
wajah kakek berubah menjadi serius.”kau tau kejadian yg kemarin malam kamu
alami?itu akan datang sewaktu-waktu padamu nak.karena kau saat ini menjadi
BeastMaster,ingat BeastMaster itu penghubung Dunia ini dan Dunia Beast,Dunia
Beast adalah dunia di mana para spirit atau roh-roh itu berada.”tiba-tiba Reed
memotong pembicaraan kakek “terus apa hubunganya dengan Kartu yang bisa Bicara
dan mampu mengeluarkan senjata,dan kenapa seorang BeastMaster malah saling
bertarung?”.”nak,di Dunia ini selalu ada baik dan jahat,semua di dunia ini
berpasang-pasangan,begitu juga BeastMaster.BeastMaster itu ada yg baik dan ada
yang jahat.Mereka yg jahat ingin membunuh BeastMaster dan tujuan mereka
sebenarnya Cuma satu mampu menguasai Dunia,dengan cara membunuh BeastMaster
dahulu.dan hubunganya dengan kartu yg bisa bicara dan mengeluarkan senjata
itu.terletak pada keyakinan diri kamu sendiri,dan kartu dan senjata yg keluar
itu adalah cerminan diri kamu sebenarnya.”Reed mengangguk-angguk setelah
mendengar perkataan dari kakek itu,”aku mulai menyadari dikit,berarti aku itu
keren dong.xixixixixi”.orang tua itu Menjitak Reed dan berkata “BEGO!!!,liat
kartu kamu.ada bintang brp?liat pojok kanan”.Reed Melihat Kartu tersebut “ada
satu bintang?”.”itu dia di sini aku memanggilmu untuk berlatih agar bintang di
kartu itu meningkat.”.tiba-tiba pria Indian itu keluar dari dalam rumah kayu “HOAEM……ok
aku siap untuk latian lagi Kakek!!ew?ternyata kamu datang juga?”.Reed
berkata”ha?ku kira kamu itu kakek ini dan menyamar jadi anak muda…ternyata
beda?”kakek itupun marah-marah pada Reed “kau kira aku ini lelaki macam apaan
yg gak gentle sampai2 menyamar sgala ni..pukul kecil2”.kembali berwajah serius
lagi si kakek “ok ayo kita mulai segera”.akhirnya mereka berlatih dengan
keras.hingga pagi hari..”ok kek latian ini bener-bener capek.dan aku belom
tidur..aku pulang dulu kek”.Reed menghentikan latihanya “okelah kalo
begitu…sana pulang dulu yg jelas latian bwt hari ini cukup”.Reed Kembali
kembali ke rumah lewat jendela.dan
tertidur pagi itu.pukul 06.00.“Reed….kemari nak sarapan sudah siap!!”teriak
ibunya dari ruang makan.”ya bu!!”jawab reed jg nada sedikit teriak,akhirnya
merekapun sarapan,saat sarapan ayah Reed menanyakan sesuatau pada Reed”Reed,apa
benar kemarin malam kamu berkelahi??”Reedpun kaget dan matanya pun terbelalak
“ha?ayah kok tau?dari mana ayah tau?”,”kemarin malam ayah liat kamu pulang
dengan pakian aneh dan mukamu terlihat kotor sekali”kata ayahnya”sebenarnya
ayah sudah tau semua tentang kejadian di kamar kakek itu,menurut ayah sudah
waktunya”tiba-tiba Reed memotong pembicaraan ayahnya”maksud ayah??saatnya
seperti apa??”,sambil meletakan sendoknya ayah Reed menarik napas
dalam-dalam”ya sudah saatnya ayah melepaskanmu tuk berkelana…karena ini amanat
kakekmu sebelum dia menghilang”Reed memotong lagi “ha???maksud ayah??aku makin
nggak jelas!?”.ayahnyapun menjawab”gampangnya sudah saatnya kamu pergi
berkelana dan jadi seseorang yang sangat di butuhkan di dunia ini,kamu adalah
penyeimbang dunia ini dan dunia beast,hanya itu yang dikatakan kakekmu
selebihnya ayah tak tau.”.”yasudah Reed pergi sekolah dulu ya yah?tolong
sampaikan ke ibu aku nanti pulang sore.”.saat Reed pergi tiba-tiba ayahnya
datang dari belakang an memegang tanganya”nggak usah sekolah…kamu harus pergi
ke tempat yg di tunjuk pada kotak itu..karena itu awal petualanganmu,lagian
ayah sudah urus kamu tuk keluar sekolah”Reed pun jengkel pada ayahnya”kenapa
sih ayah begitu ngotot aku suruh pergi dari rumah ini gara-gara kemarin???dan
kenapa ayah nggak mbantah perintah dari kakek itu??sebenernya sapa sih kakek
itu??”kenapa punya permintaan aneh-aneh??”ayah Reed dengan memejamkan mata”ayah
hanya menjalankan perintah kakekmu,dan kamu harus tau kakekmu itu orang yang
sangat hebat,pokoknya dia itu orang yang sangat hebat..yang jelas dia itu
memberikan kekuatan kartu itu hanya untuk anak ayah..dan perjalanan itu hanya
untuk anak ayah bukanlah ayah sendiri.”tiba-tiba ayah Reed masuk kedalam rumah
dan bersiap pergi ke kantor ,,dan saat ayah Reed berpamitan pada ibu Reed
terlihat wajah dari kedua pasangan ini terlihat sangatlah sedih karena harus di
tinggal anaknya.Hujanpun turun Reed terlihat murung dengan pernyataan ayahnya
itu,”kenapa Aku yang di beri beban ini??padahal inikan hanya suatu unsur
ketidak sengajaan??”.
Malampun tiba.Reed bersiap-siap untuk memenuhi
keinginan ayahnya dan leluhurnya.di balik pintu ibu Reed mengintip Reed yang
sedang mempersiapkan pakaian dan barang lainya,saat itu juga ibu Reed
meneteskan air mata karena ia akan di tinggal pergi anak kesayanganya.Pagi
harinya Reed dengan muka sedih berpamitan pada ayah dan ibunya.akhirnya
mulailah babak pertama dalam petualangan Reed untuk menjadi seseorang yang
dibutuhkan di dunia ini